Awal Mula
Instagram bermula dari ide seorang lulusan Stanford, Kevin Systrom, yang sebelumnya bekerja di Google. Ide awalnya terwujud dalam aplikasi Burbn yang terinspirasi dari platform Foursquare yang berbasis lokasi. Sedikit informasi : Burbn mengizinkan pengguna untuk ‘check-in’ di sebuah lokasi, plus mempunyai fitur berbagi foto. Fitur foto inilah yang menjadi keunikan Burbn di era media sosial saat itu, dan inilah yang dibawa kepada pengembangan selanjutnya berupa Instagram.
Systrom mendapatkan pendanaan modal untuk Burbn dan kemudian merekrut sesama kolega Stanford, Mike Krieger, yang pernah bekerja di platform media sosial Meebo. Keduanya mengerjakan ulang konsep tersebut untuk fokus pada fitur berbagi foto yang diambil menggunakan smartphone dan menamainya Instagram.
Rilis Awal
Instagram dirilis ke publik di Apple App Store pada 6 Oktober 2010, menjangkau 25.000 pengguna pada hari pertama. Kurang dari tiga bulan kemudian, terdaftar 1.000.000 pengguna.
Mulai tahun 2011, Android yang dikembangkan oleh Google (bersama dengan pihak lainnya) menjadi sistem operasi smartphone terkemuka yang menyaingi iOS milik Apple Inc. yang ada pada produk iPhone, iPad dan iPod. Artinya bahwa smartphone Android ini memiliki pasar yang sangat potensial untuk Instagram. Barulah di April 2012, Instagram tersedia di platform Android, dan jumlah pengguna aktif melesat sejak saat itu yang di mana Instagram diunduh lebih dari satu juta kali dalam waktu kurang dari satu hari. Pada saat pengumuman tersebut, dilaporkan bahwa 80% dari 600 juta pengguna Instagram berlokasi di luar Amerika Serikat.
Akuisisi
Pada tanggal 9 April 2012, Facebook, Inc. (kini menjadi Meta Platforms) membeli Instagram seharga $1 miliar (setara dengan $1,3 miliar dengan nilai 2023) dalam bentuk tunai dan saham, dengan rencana untuk menjaga perusahaan tetap dikelola secara independen. Kantor Fair Trade Inggris menyetujui kesepakatan tersebut pada 14 Agustus 2012, dan pada 22 Agustus 2012, Komisi Perdagangan Federal di AS setelah diselidiki menyatakan bahwa kesepakatan tersebut dapat dilanjutkan. Pada tanggal 6 September 2012, kesepakatan antara Instagram dan Facebook Inc. resmi ditutup dengan harga pembelian tunai $300 juta dan 23 juta lembar saham.
| Bulan | Jumlah pengguna aktif |
| Desember 2010 | 1 juta |
| Juni 2011 | 5 juta |
| September 2011 | 10 juta |
| April 2012 | 50 juta |
Pembelian oleh Facebook, Inc. (sekarang Meta Platforms) seharga $1 miliar (setara dengan $1,3 miliar setelah disesuaikan dengan nilai inflasi 2023) dalam bentuk tunai dan saham, dengan rencana untuk menjaga perusahaan tetap dikelola secara independen. Pada tanggal 6 September 2012, kesepakatan antara Instagram dan Facebook resmi ditutup dengan harga pembelian tunai $300 juta dan 23 juta lembar saham.
| Bulan | Pengguna aktif |
| Februari 2013 | 100 juta |
| September 2013 | 150 juta |
| Maret 2014 | 200 juta |
| Desember 2014 | 300 juta |
| September 2015 | 400 juta |
| Juni 2016 | 500 juta |
| Desember 2016 | 600 juta |
| Juni 2018 | 1 miliar+ |
| Desember 2021 | 2 miliar+ |
Kini, Instagram menjadi salah satu media sosial yang paling banyak digunakan selain TikTok dan X (sebelumnya disebut Twitter). Instagram (dan media sosial lainnya) juga menjadi referensi saat mencari sebuah produk/brand untuk keperluan mereka.